Pengenalan Jenis Dan Ukuran Benang Kain Rajut

Cari informasi pengenalan jenis dan ukuran benang untuk anda ketahui yang akan menggeluti bisnis di bidang konveksi garment atau industri tekstil.  KLIK DISINI!

Pengenalan jenis dan ukuran benang untuk pembuatan kain rajut sudah seharusnya anda ketahui.  Benang jika dilihat dari definisinya adalah sebuah serat panjang yang dipakai untuk produksi tekstil, penjahit, knitting, dan kegunaan lainnya.  Benang sebagai bahan baku pokok pembuatan kain ini bisa terbuat dari bahan dasar apapun.  Mulai dari serat alam tumbuhan, hewani, hingga buatan manusia atau sintetis.  Dari benang berbagai bahan dasar tersebut nantinya akan dibuat kain berbagai macam untuk pembuatan pakaian jadi.  Untuk pengenalan jenis dan ukuran benang yang berasal dari serat alami cukup banyak.  Ada serat kapas, bambu, angora, wool, dan masih banyak lagi jenis lainnya.  Sedangkan untuk benang dari serat buatan pun terbilang banyak bisa anda dapatkan.  Dimana terbuat dari bijih plastik yang diolah untuk dijadikan benang sebagai bahan baku pembuatan kain pakaian.  Serat pembuatan benang pun terbagi menjadi 2 jenis dari segi ukuran panjangnya benang.  Untuk benang yang memiliki ukuran panjang terbatas disebut dengan staple.  Sedangkan untuk benang yang mempunyai panjang tidak terbatas disebut dengan serat filamen.

Berikut Pengenalan Jenis Dan Ukuran Benang Kain Rajut Yang Perlu Anda Ketahui!

Membahas lebih lanjut mengenai pengenalan jenis dan ukuran benang selanjutnya adalah benang yang dibuat dari serat staple dipintal secara mekanik.  Sedangkan untuk serat filamen dipintal secara kimia.  Hampir semua benang tersebut dibuat sebaik mungkin dengan tujuan menghasilkan benang yang fleksibel.  Karena serat yang halus lebih fleksibel dipakai dari pada serat yang kasar.  Lalu apa saja jenis dan ukuran benang yang perlu anda ketahui sebagai bahan pembuatan kain pakaian.  Berikut informasi lengkap pengenalan jenis dan ukuran benang yang perlu anda ketahui adalah:

  1. Jenis Benang Kain Rajut

Ada beberapa pengenalan jenis dan ukuran benang dalam pembuatan kain rajut, berikut informasinya:

  • Benang Katun

Pertama pengenalan jenis dan ukuran benang yang perlu anda ketahui menjadi benang paling populer di Indonesia adalah benang katun.  Alasan yang membuat benang katun banyak sekali dipakai dalam industri pembuatan pakaian jadi karena sifatnya yang pas untuk iklim tropis.  Benang katun terbuat dari serat alami tumbuhan kapas yang memiliki karakter lembut, halus dan daya serap air tinggi.  Sehingga jenis benang katun sebagai bahan baku pembuatan pakaian ini tidak menyebabkan alergi pada kulit.  Jenis katun yang cukup banyak dipakai dan berkualitas terbaik di Indonesia adalah katun combed yang dibuat dengan mesin combing.  Selain itu ada pula katun mesir dengan kualitas katun paling bagus.  Sedangkan produsen katun atau kapas terbesar dunia hingga saat ini adalah negara cina, negara tirai bambu.  Sehingga kain katun dari negara cina dan sekitarnya terbilang sangat bagus dan unggulan.

 

  • Benang Rayon

Selanjutnya jenis benang lainnya adalah benang rayon yang terbuat dari serat kayu yakni serat selulosa.  Sifat dari benang rayon ini mengkilap, lembut di tangan dan lebih lembut dari benang katun.  Bahan kain benang rayon pun lebih jatuh dan lebih berat saat dikenakan.  Karena terbuat dari serat alami, kain dari benang rayon pun nyaman dan bagus menyerap keringat.  Namun untuk perawatan kain benang rayon ini harus diperhatikan dimana harus dicuci dengan air biasa atau air dingin.  Jangan sekali-kali mencuci dengan air panas karena akan merusak benang rayon.

 

  • Benang Acrylic

Pilihan lain benang kain rajut ada benang acrylic.  Jenis benang acrylic ini termasuk serat buatan dengan harga paling murah.  Benang acrylic sangat mirip dengan benang wool namun tidak memiliki kemampuan terhadap panas atau dingin.  Kelebihan benang acrylic ini adalah memiliki pilihan warna yang sangat lengkap dan cerah menggoda.  Tidak hanya itu saja benang acrylic juga memiliki harga yang sangat murah.  Namun pada perkembangannya jenis benang acrylic ini cukup banyak pilihannya.  Seperti baby acrylic dengan kualitas lebih lembut dari acrylic biasa, premium acrylic dan jenis lainnya.

 

  • Benang Wool

Jenis pilihan benang lainnya yang bisa anda pilih adalah kain wool yang terbuat dari serat hewan seperti domba, kelinci, kambing dan lainnya.  Meskipun pada perkembangannya kain wool mengacu pada benang yang terbuat dari bulu domba.  Wool adalah serat benang yang paling terkenal tahan lama cukup elastis bandel tidak mudah rusak.  Sehingga pakaian yang terbuat dari kain wool  tidak mudah kusut, mengerut dan mempertahankan bentuk aslinya.  Tidak hanya itu saja kain wool menjadi isolator udara yang sangat baik sehingga bagus untuk udara dingin maupun panas.

 

  • Benang Polyester

Pilihan selanjutnya jenis benang adalah benang polyester yang mana mudah sekali perawatannya.  Pakaian yang terbuat dari benang polyester anti kusut dan mampu mempertahankan bentuknya cukup baik.  Bahkan jenis benang polyester juga banyak dijadikan campuran benang lainnya demi kekuatan benang pakaian yang cukup baik.

 

  • Benang Nylon

Selanjutnya benang nylon juga disebut dengan benang poliamid.  Jenis benang nylon ini sangat kuat dan tahan lama dan mudah sekali perawatannya.  Namun kekurangan jenis benang nylon adalah mudah sekali menggumpal.

 

  • Benang Tetoron Rayon

Pilihan lain benang kain rajut selanjutnya ada benang tetoron rayon.  Jenis benang ini campuran dari benang rayon dan benang polyester dengan komposisi 35% rayon dan 65% polyester.

 

  • Benang Serat Campuran

Dan ada pula jenis benang kain rajut adalah benang serat campuran.  Jenis benang serat campuran terbuat dari campuran dua atau tiga jenis serat.  Seperti kain wool 50%, acrylic 50%, 70% wool, 30% nylon dan campuran jenis benang lainnya.  Tujuan penggunaan serat benang campuran ini adalah harga jualnya murah atau pun benang menjadi lebih kuat.

 

 

  1. Ukuran Benang Kain

Selain mengenal jenis benang, ada pula pengenalan jenis dan ukuran benang yang perlu anda ketahui.  Penomoran benang pun terbagi menjadi 2 sistem, sebagai berikut:

  • Penomoran Langsung

Untuk pengenalan jenis dan ukuran benang ada pada sistem penomoran langsung.  Untuk sistem penomoran langsung ukuran benang dimana semakin besar nomor maka semakin besar ukuran diameter benang.  Selain itu penomoran langsung dinyatakan hanya untuk berat benang dalam satuan panjang tertentu.  Untuk satuan penomoran langsung ada dua jenis yakni Denier (TD) dan Tex.

 

  • Penomoran Tidak Langsung

Sistem penomoran ukuran benang lainnya adalah penomoran tidak langsung.  Jenis penomoran tidak langsung ini semakin besar nomor benang, justru diameter ukuran benang semakin kecil.  Sama dengan penomoran langsung, jenis penomoran tidak langsung untuk satuan tertentu dimana menggunakan sistem inggris.  Sehingga jauh lebih rumit bagi yang masih awam dengan konversi satuan.  Untuk sistem penomoran tidak langsung memiliki satuan Ne dan Nm.

 

Demikian penjelasan mengenai pengenalan jenis dan ukuran benang yang perlu anda ketahui bagi yang menggeluti dunia tekstil.  Semoga bermanfaat!

 

Pembuatan Kaos Polos Harga Murah

[table id=SKAOS /]

GALERI FOTO PRODUKSI DAN PABRIK KAMI

kunjungi lokasi pabrik kami untuk survey

Jl. Sindangsari No.168, Cipadung Kulon, Kec. Panyileukan, Kota Bandung, Jawa Barat 40614

Customer Service 1 : 081222557444

Customer Service 1 : 082117825049

No telpon kantor : (022) 63739962

Jam Kerja :

Senin – Jumat : 08.00 – 16.00

Sabtu : 08.00 – 12.00

Minggu dan Tanggal Merah Libur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *